Diatas kereta aku memikirkanmu
Diatas kereta aku membayangkanmu
Diatas kereta aku merindukanmu
Diatas kereta akumengimpikanmu
Peluit petugas menandakan kereta siap berangkat
tapi peluit petugas bermakna lain buatku
suara peluit membuangku jauh kebelakang
ku terjatuh dan terpelanting ke sembarang arah
Gerakan kereta yang perlahan juga semakin membuatku tersungkur dibelakang
Semakin laju kereta tak menolongku
Setelah sekian detik kukuat-kuatkan kaki melangkah
akhirnya kau berhasil berdiri
tanpa pertolongan siapapun
maaf, tanpa pertolongan makhluk maksudku
karena aku selalu bergantung padaNya
Selangkah demi selangkah kulangkahkan kakiku
ku berhenti di kursi terdekat
Alhamdulillah akhirnya aku bisa sedikit menenangkan diriku
Dan kini saatnya aku memikirkanmu
mmembayangkanmu
merindukanmu
dan mengimpikanmu
Diatas kereta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar